TADABBUR JUZ 29: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

TADABBUR JUZ 29: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

Judul : TADABBUR JUZ 29: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

Penulis : Dr. Atabik Luthfi, Lc., M.A

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi : 14x21 cm, ix+152 hal, soft cover, bookpaper (b/w)

ISBN : 978-623-.............

Terbit : 2024

TADABBUR JUZ 29

Al-Qur’an berisi segala kebutuhan manusia. Dalam rangka meraih kebaikan, kebahagiaan dan keselamatan dua kehidupan, yaitu kehidupan dunia dan akhirat. Di surat Yunus: 57 misalnya, disebutkan bahwa Al-Qur’an berisi mau’idzah, penawar hati, petunjuk, dan rahmat bagi semesta. (QS. Yunus: 57).

Untuk mendapatkan manfaat al-Quran, dibutuhkan tadabbur yang intens, continue dan rutin (mulazim) di setiap waktu kita. Imam Nawawi dalam kitab At-Tibyan fi Adab Hamalat Al-Qur’an mengatakan, hendaknya setiap qari’ ketika membaca Al-Qur’an dalam keadaan khusyu’ dan merenungkan isi kandungan makna ayat yang dibaca.

Ibnul Qayim al-Jauziyah mengatakan: Membaca satu ayat dengan memikirkannya dan memahaminya itu lebih baik, lebih bermanfaat untuk hati, dan lebih mampu untuk memupuk iman dan merasakan manisnya al-Qur’an, daripada sekadar mengkhatam-kan al-Qur’an tanpa men-tadabburi-nya dan memahaminya.

Sebab tadabbur adalah tujuan utama dalam membaca al-Qur’an. Ketika khusyu’ dan merenungi isi kandungan maknanya, hati akan lapang dan tenang, jiwa pun akan bercahaya terang. Dengan tadabbur, kita pun bisa mengamalkan al-Qur’an sesuai dengan instruksinya.

Semoga tadabbur yang dijalankan setiap hari melalui program ODOT ini menjadi ikhtiar yang akan semakin menambah kekayaan khazanah pemahaman al-Qur’an kita, untuk selanjutnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita mendapatkan kecintaan dari Allah SWT. Aamiin.