MITIGASI MANAJEMEN MEDIA: Strategi Mengelola Persepsi, Menjaga Legitimasi, dan Membangun Kepercayaan Institusi di Era Digitalisasi

Rekonstruksiregulasiperan

Judul : MITIGASI MANAJEMEN MEDIA: Strategi Mengelola Persepsi, Menjaga Legitimasi, dan Membangun Kepercayaan Institusi di Era Digitalisasi

Penulis : Irjen Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., M.I.Kom

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi: 14x20 cm, ii+137 hal, soft cover, bookpaper (b/w)

ISBN : ............

Terbit : Maret 2026

MITIGASI MANAJEMEN MEDIA: Strategi Mengelola Persepsi, Menjaga Legitimasi, dan Membangun Kepercayaan Institusi di Era Digitalisasi

Di era disrupsi informasi, Otoritas informasi tidak lagi berada sepenuhnya pada institusi resmi. Informasi bisa tersebar melalui jaringan sosial yang bergerak tanpa struktur. Akibatnya, masyarakat sering menerima penjelasan sebelum menerima fakta yang utuh.

Perubahan ini membawa konsekuensi besar terhadap kehidupan sosial. Stabilitas masyarakat tidak lagi hanya dipengaruhi oleh kondisi nyata, tetapi juga oleh kondisi persepsi. Kepanikan dapat muncul tanpa bahaya langsung, kemarahan dapat terbentuk tanpa memahami kronologi, dan ketidakpercayaan dapat berkembang walaupun proses masih berjalan. Dalam kondisi semacam ini, reaksi publik sering kali didorong oleh makna yang mereka tangkap dan bukan lagi oleh peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Fenomena ini sejalan dengan perkembangan masyarakat jaringan yang digambarkan para ahli komunikasi sebagai masyarakat yang hidup dalam arus informasi simultan—pesan yang beredar lebih cepat daripada kemampuan institusi menjelaskan Kecepatan itu membuat masyarakat tidak lagi menunggu klarifikasi. Kekosongan informasi hampir selalu diisi oleh asumsi-asumsi yang berulang hingga asumsi itupun berubah menjadi keyakinan.

Kehadiran buku ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembaca, tidak hanya dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi, tetapi juga dalam membangun kesadaran akan tanggung jawab sosial di balik setiap pesan yang disampaikan. Dan semoga buku ini menjadi bagian kecil dari upaya bersama untuk menghadirkan komunikasi yang lebih cerdas, beretika, dan berorientasi pada kepercayaan jangka panjang.