REPUTASI MANAJEMEN: Membangun, Mengelola, dan Memulihkan Kepercayaan Publik di Era Digital

Reputasimanajemen

Judul : REPUTASI MANAJEMEN: Membangun, Mengelola, dan Memulihkan Kepercayaan Publik di Era Digital

Penulis : Irjen Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., M.I.Kom

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi: 14x20 cm, ii+181 hal, soft cover, bookpaper (b/w)

ISBN : ............

Terbit : April 2026

REPUTASI MANAJEMEN: Membangun, Mengelola, dan Memulihkan Kepercayaan Publik di Era Digital

Di tengah derasnya arus informasi dan dominasi media digital, reputasi tidak lagi terbentuk secara perlahan, melainkan dapat berubah secara cepat dan dinamis, bahkan dalam hitungan menit. Reputasi mencerminkan bagaimana publik menilai masa lalu sekaligus memperkirakan masa depan suatu organisasi. Oleh karena itu, reputasi tidak dapat dibeli secara instan, melainkan harus dibangun melalui integritas, kinerja, akuntabilitas, dan konsistensi.

Buku ini mengupas secara komprehensif pentingnya reputasi sebagai aset strategis dalam kehidupan organisasi modern. Penulis juga menjelaskan bahwa reputasi bukan sekadar citra atau persepsi yang dibangun melalui komunikasi, melainkan hasil dari akumulasi tindakan nyata, pengalaman publik, serta konsistensi perilaku organisasi dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, penulis menegaskan bahwa manajemen reputasi merupakan proses strategis yang melibatkan berbagai aspek, mulai dari komunikasi, budaya organisasi, hingga pengambilan keputusan. Reputasi memiliki nilai penting karena mempengaruhi kepercayaan publik, loyalitas pelanggan, dukungan investor, serta motivasi internal organisasi. Reputasi yang kuat dapat menjadi pelindung saat krisis, sedangkan reputasi yang buruk berpotensi menimbulkan kerugian besar dan hilangnya legitimasi publik.

Dalam konteks era digital, pembentukan reputasi semakin kompleks karena dipengaruhi oleh interaksi publik yang luas melalui media sosial. Informasi dapat menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan, sehingga organisasi dituntut untuk responsif, transparan, dan adaptif dalam menghadapi isu. Buku ini juga membahas bagaimana isu dapat berkembang menjadi krisis jika tidak dikelola dengan baik, serta pentingnya strategi komunikasi yang tepat dalam menjaga kepercayaan publik.

Buku ini juga dilengkapi dengan pembahasan mengenai pengelolaan isu, tahapan manajemen krisis, serta contoh kasus nyata yang memberikan gambaran praktis bagi pembaca. Pendekatan yang digunakan tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif, sehingga dapat menjadi panduan bagi akademisi, praktisi, maupun organisasi dalam menghadapi tantangan reputasi di era digital.